Berikut tips untuk membeli /
merakit PC 2008, karena trendnya teknologi tahun ini sudah berbeda dengan
teknologi tahun tahun sebelumnya, komponen komputer saat ini sangat cepat
mengalami perubahan jadi kalaupun kita membeli motherboard superior untuk
komputer rakitan kita di tahun 2008 ini, mungkin akan menyesal nanti kalau era
multicore akan masuk ke kancah prosesor, dan kita akan kesulitan untuk
mengupgrade PC tersebut, kalau zaman dulu, era processor masih menggunakan die
yang sama, ngga banyak berubah, soket
370 dan soket A nya AMD masih menjadi hal yang terus terngiang,
namun sekarang, soket
745 keluar, baru sebentar keluar lagi soket 933 AMD,
begitu juga intel, mengalami perubahan soket dalam kurun waktu yang sangat
singkat, mulai dari
soket 478, sampai sekarang ke soket LGA 775/Socket M sehingga untuk mengatasi ini kita
tidak bisa berkutat untuk berharap dapat mengupgrade processor dalam tingkat
generasi yang berbeda dengan soket yang sama, kemungkinanya kecil sekali.
Membeli PC tahun 2007 ini akan
lebih memfokuskan ke Komponen pendukung, bukan motherboard lagi, dahulu mungkin
kita beli motherboard tercanggih dan harga yang sangat tinggi berharap dapat mengupgrade
processor, disk, memory grafis dan lainya di waktu depan, sekarang mungkin
sudah tidak bisa seperti itu lagi.
Hal hal yang harus di perhatikan untuk
membeli pc di tahun 2007 ini adalah:
- Pilihlah
komponen motherboard yang memiliki kapasitas memory yang besar,
2GB, 6GB atau lainya, dengan jumlah slot yang cukup memadai, hal ini perlu
diperhatikan, karena untuk menyokong aplikasi-aplikasi multicore, pasti
membutuhkan banyak resource memory, sehingga, ketersediaanya slot untuk
upgrade memory akan menjadikan jalan yang baik untuk waktu ke depanya.
- Pilihlah
soket processor terkini, baik itu untuk AMD (AM2) atau
Intel (775), karna inilah latest soket yang ada disaat ini, dan setidaknya
kita memiliki tenggang waktu untuk upgrade ke processor yang masih dalam
generasinya.
- Belilah
Media penyimpanan yang lebih besar, (sekarang
tahun 2013 sebesar 500 GB) 80GB sudah tidak memadai untuk saat ini, mulai
lah dari angka 200GB, hal ini sangat penting, karena berbagai macam jenis
aplikasi, game, dan file, akan memakan space yang cukup signifikan, disk
200GB tersebut dapat di partial kan, artinya kita memisahkan sistem dan
disk data, misanya 80GB dan 120GB, dimana yang 80GB di pecah menjadi 2
harddisk yang akan di set Raid 0 untuk memaksimalkan kecepatan disk nya,
atau kita bisa pakai hdd SAS (serial attach SCSI) terbaru,salah satu
samplenya ini http://www.dailytech.com/article.aspx?newsid=5098
dan ternyata harddisk cepat yang hanya berukuran 2,5″ ini bisa mencapai
10K Rpm, dan keuntungan lainya SAS ini memiliki backward kompabilitas
dengan interface SATA, hayoo, mari menghayal menggunakan disk ini sambil
di RAID 0, brr gimana rasanya yah. mengenai SAS nya bisa mampir kesini. http://en.wikipedia.org/wiki/Serial_Attached_SCSI (kalau punya budget lebih)
- Sudah saatnya untuk dual core, Mulailah untuk memilih processor dual core, Bisa
X2 AMD, atau DuoCore Windows, tidak perlu membeli processor yang latest,
sesuaikan saja dengan budget.
- Gunakan LCD, sudah lupakan saja teknologi CRT, LCD adalah sebuah teknologi hemat,
memang kalau dari sisi harga CRT lebih murah dibandingkan LCD, tapi pernah
kah kita menghitung cost listrik yang di habiskan tiap bulanya dengan
menggunakan CRT dibandingkan LCD?
- Sediakan Graphics Card Yang memadai dengan budget, saran saya tidak perlu menggunakan graphic card
yang extreme (kecuali kalau kita seorang gamers), spesifikasi graphic card
yang kita butuhkan hanyalah graphic card yang mendukung directX9C, itu
saja, sisanya tergantung kemampuan budget.
- Prepared for Vista, karna suatu saat, kita pasti akan menggunakan OS ini, baik itu Ori,
ataupun Bajakanya.
Tips lainnya
penulis rangkum dari sebuah majalah komputer terkemuka, antara lain:
Orang lebih menyukai merakit komputer daripada membeli satu unit PC Build
Up dengan pertimbangan lebih menguntungkan merakit PC karena bisa memilih
kombinasi yang diinginkan.
Faktor terpenting dalam merakit sebuah PC adalah pemilihan motherboard.
Motherboard adalah komponen yang memiliki pengaruh besar terhadap setiap aspek
sistem komputer mulai dari CPU, memory hingga storage.
Jadi apakah anda merakit PC baru atau
mengganti PC lama, pemilihan motherboard merupakan titik awal yang sangat
menentukan. Agar motherboard yang kita pilih sesuai dengan kebutuhan anda,
dikesempatan ini kami akan memberikan tips memilih motherboard untuk kebutuhan
sistem PC anda.
Orang sering menyebut mainboard atau
motherboard sebagai jantung sebuah sistem komputer. Seperti jantung manusia
yang memiliki fungsi vital bagi seluruh sistem tubuh, mainboard juga melakukan
peran besar bagi setiap komponen di dalam komputer.
Sebelum menentukan pilihan
motherboard, ada baiknya memikirkan fungsi komputer yang akan anda rakit
nanti-apakah lebih banyak dipakai untuk menjalankan aplikasi-aplikasi office,
game atau multimedia. Jika komputer tersebut lebih untuk pemakaian aplikasi
office tetapi anda membeli komputer untuk game, maka akan sia-sia saja uang
yang anda keluarkan.
KOMPONEN
PENDUKUNG
CPU. Bisa dibilang otak dan
komponen kunci sebuah PC adalah CPU atau Processor. Saat ini ada banyak pilihan
CPU mainstream. Saat ini yang paling terkenal adalah intel dengan jajaran
processor yang memiliki performa tinggi, yaitu Core 2 Duo dan Core 2 Quad
(LGA775 socket). Sesuai namanya, Core 2 Duo
adalah CPU dual core sedangkan Core 2 Quad merupakan processor 4 core (inti).
Produsen nomor dua
terbesar setelah intel adalah AMD .
Jajaran processor AMD keluaran
terakhir menggunakan socket AM2 dan AM2+, masing-masing untuk phenom
(quad/triple-core) dan athlon 64 (dual core). Processor buatan AMD terkenal
solid, namun harus diakui dalam hal performa produk terakhirnya masih kalah
dengan jajaran processor keluaran Intel.
Pemain ketiga diluar Intel dan AMD
adalah VIA Technologies. Meskipun CPU unggulannya kalah jauh dalam hal nama dan
performa, namun harga processor VIA lebih murah. Processor terbaru keluaran VIA
adalah C7
Chipset. Apabila CPU berperan
sebagai otak komputer anda, maka chipset layaknya saraf tulang belakang yang
bertanggung jawab terhadap komunikasi antara semua komponen dalam komputer yang
memindahkan data diantara komponen-komponen tersebut. Chipset menentukan model
CPU, memori dan device yang digunakan pada sebuah PC, dengan demikian perannya
cukup vital terhadap performa.
Umumnya, motherboard-motherboard yang
menggunakan chipset sama memiliki performas identik dan perbedaannya hanya
terletak pada fitur-fitur yang disediakan, seperti expansion slot, storage
option dan sebagainya.
Sebuah chipset pada umumnya terdiri
dari 2 chip berbeda, masing-masing adalah nortbridge dan southbridge.
Nortbridge bertanggung jawab terhadap device-device yang yang memiliki performa
lebih tinggi, sementara untuk device yang kurang sensitif cenderung diatur oleh
southbridge.
Biasanya,
nortbridge memasukkan memory controller, integrated graphics dan interface
graphics. (AMD memiliki memori
controller yang terintegrasi dalam CPU, bukan chipset.) sedangkan southbridge memasukkan
networking, storage, audio, peripheral dan device lain. Chipset yang paling
banyak beredar saat ini berasal dari pabrikan seperti intel, AMD dan nVidia, sedangkan SiS atau Via menjadi
alternatif.
Memory. Memilih
memori untuk PC adalah pertimbangan sederhana; cukup memperhatikan merek yang
sudah terpercaya dan kalau bisa harganya (kecuali anda hobi overclocking).
Pada umumnya, chipset menggunakan DDR2
memory dengan kecepatan hingga 800 MHz (PC2 6400), namun chipset-chipset
terbaru intel memberi kemungkinan pemakaian DDR3 dengan bandwidth lebar
(1066-1600 MHz), sedikit konsumsi power dan akan menjadi mainstream dimasa
depan.
Graphics
hardware……..VGA
Sound…………sound
card
Storage………….HDD,
Hard Disk Drive
Networking………LAN
Card
Dan
Peripheral pendukung seperti USB 2.0, serial, parallel serta
floppy disk…..on board di motherboard
terimakasih untuk informasinya.
BalasHapushttp://bit.ly/2Eg4ttJ